Beranda / Bela Negara / UPNVJ dan GBNI Rancang Kurikulum Bela Negara Baru, Jawa...
Bela Negara

UPNVJ dan GBNI Rancang Kurikulum Bela Negara Baru, Jawab Tantangan Era AI dan Perang Kognisi

UPNVJ dan GBNI Rancang Kurikulum Bela Negara Baru, Jawab Tantangan Era AI dan Perang Kognisi
Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jakarta (UPNVJ) bersama Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI) sedang merancang sebuah pedoman dan kurikulum pendidikan bela negara yang diharapkan menjadi acuan nasional. Penyusunan ini merupakan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) dalam rangkaian Mukernas GBNI yang digelar pada Sabtu (15/8/2026). Kurikulum baru ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman, mulai dari perang kognisi hingga era Artificial Intelligence (AI), dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan relevan. Secara sistematis, kurikulum yang dirancang tidak hanya berisi materi kebangsaan normatif, tetapi mengatur secara holistik tujuan pendidikan, materi pembelajaran, metode pelatihan, durasi kegiatan, kualifikasi pengajar, lembaga penyelenggara, pola kemitraan, hingga mekanisme pendanaan. Rancangan ini bertujuan agar pendidikan bela negara dapat diterapkan secara terstruktur dan konsisten di berbagai daerah di Indonesia, melibatkan aktor strategis seperti Badan Kesbangpol, Karang Taruna, sekolah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat. Pendidikan bela negara paradigma baru ini menekankan perlunya perubahan orientasi dari sekadar wawasan kebangsaan menjadi penguatan kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kecakapan memilah informasi. Bagi pelajar dan mahasiswa, kurikulum ini menawarkan pembelajaran melalui model Aktualisasi Bela Negara (ABN) yang mendorong penerapan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan kolaboratif dan berjenjang, diharapkan terbentuk masyarakat yang memiliki kesadaran ideologi kuat serta ketahanan mental untuk menghadapi ancaman nonfisik di era digital.
Organisasi Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jakarta (UPNVJ), Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI), Badan Kesbangpol, Karang Taruna