Program Pendidikan Karakter dan Bela Negara di IAIN Salatiga kembali diimplementasikan melalui Latihan Dasar Bela Negara (LDBN) yang diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa (Menwa). Kegiatan ini diikuti oleh 200 mahasiswa baru dan berlangsung pada 18–20 Agustus 2026 di lingkungan kampus. LDBN menjadi bagian integral dari kurikulum wajib bagi seluruh mahasiswa baru, dirancang untuk menanamkan disiplin, rasa cinta tanah air, dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman non-militer. Pelatih dari TNI AD turut dilibatkan untuk memberikan materi yang sesuai dengan standar pendidikan bela negara.
Mengintegrasikan Bela Negara ke dalam Kurikulum Perguruan Tinggi
Kurikulum Bela Negara di IAIN Salatiga tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga praktis melalui LDBN. Tujuan utama program ini adalah membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang tinggi. Dalam konteks kurikulum Pendidikan Karakter dan Bela Negara, LDBN berfungsi sebagai wahana untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Mahasiswa diajak untuk memahami peran mereka sebagai generasi penerus yang siap menjaga kedaulatan bangsa, baik dari ancaman militer maupun non-militer.
Berikut adalah beberapa tujuan pembelajaran yang ingin dicapai melalui latihan ini:
- Menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari
- Membangun rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia
- Meningkatkan kemampuan fisik dan mental melalui kegiatan baris-berbaris dan simulasi
- Mengembangkan keterampilan dasar pertolongan pertama dan tali-temali sebagai bekal kesiapsiagaan
Materi dan Tahapan Latihan Dasar Bela Negara
Latihan Dasar Bela Negara yang digelar oleh Resimen Mahasiswa IAIN Salatiga mencakup berbagai materi yang relevan dengan pembentukan karakter kebangsaan. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pelatihan dari instruktur TNI AD yang berpengalaman. Materi yang disampaikan meliputi wawasan kebangsaan, baris-berbaris, tali-temali, dan simulasi pertolongan pertama. Setiap sesi dirancang untuk memperkuat kerjasama tim, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Berikut adalah rincian materi yang diberikan selama LDBN:
- Wawasan Kebangsaan: Pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa, nilai-nilai Pancasila, dan ancaman kontemporer terhadap NKRI
- Baris-berbaris: Latihan fisik untuk membentuk disiplin, koordinasi, dan kebersamaan
- Tali-temali: Teknik dasar membuat simpul dan konstruksi sederhana yang berguna dalam kegiatan lapangan
- Simulasi Pertolongan Pertama: Praktik penanganan cedera ringan, evakuasi, dan komunikasi darurat
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Dengan mengikuti LDBN, mahasiswa baru tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan yang akan menjadi landasan dalam berkontribusi bagi bangsa dan negara. Program ini merupakan contoh nyata bagaimana perguruan tinggi mengintegrasikan bela negara ke dalam kurikulum secara sistematis.
Bagi para guru dan pelajar di seluruh Indonesia, semangat bela negara seperti yang ditunjukkan oleh Resimen Mahasiswa IAIN Salatiga dapat dijadikan inspirasi. Mari kita aktif berpartisipasi dalam program-program bela negara di lingkungan masing-masing, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler, latihan dasar, atau pembelajaran di kelas. Dengan menanamkan nilai cinta tanah air sejak dini, kita bersama-sama memperkuat fondasi bangsa yang kokoh dan siap menghadapi segala tantangan.