Beranda / Guru & Pelajar / Ratusan Guru di Jawa Timur Ikuti Workshop Pembelajaran...
Guru & Pelajar

Ratusan Guru di Jawa Timur Ikuti Workshop Pembelajaran Bela Negara Kreatif

Ratusan Guru di Jawa Timur Ikuti Workshop Pembelajaran Bela Negara Kreatif

Dinas Pendidikan Jawa Timur menggelar workshop pembelajaran bela negara kreatif bagi 250 guru SD dan SMP di Surabaya pada 4 Oktober 2026. Kegiatan ini membekali guru dengan metode inovatif seperti permainan, drama, dan proyek kewarganegaraan untuk mengintegrasikan nilai bela negara dalam Kurikulum Merdeka. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air pada siswa sejak dini melalui pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Pendidikan bela negara menjadi pilar fundamental dalam membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air dan siap berkontribusi bagi bangsa. Menyadari hal tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Timur menggelar workshop pembelajaran bela negara kreatif bagi guru SD dan SMP di Surabaya pada 4 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 250 guru dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, sebagai langkah nyata untuk mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam proses belajar mengajar secara lebih menarik dan tidak membosankan. Workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat bela negara dalam Kurikulum Merdeka.

Workshop Kreatif: Membekali Guru dengan Metode Inovatif Bela Negara

Workshop ini dirancang untuk memberikan bekal kepada para guru dalam mengajarkan nilai-nilai bela negara dengan metode yang kreatif dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung melalui permainan, drama, dan proyek kewarganegaraan. Beberapa tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman guru tentang konsep bela negara sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
  • Mengembangkan rencana pembelajaran yang mengintegrasikan topik bela negara ke dalam mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, IPS, dan seni budaya.
  • Menerapkan metode kreatif seperti simulasi, diskusi kelompok, dan pembuatan proyek kewarganegaraan agar siswa lebih antusias.
  • Menyusun instrumen evaluasi untuk mengukur dampak pembelajaran bela negara terhadap sikap dan pemahaman siswa.

Narasumber yang hadir dalam workshop ini berasal dari akademisi Universitas Negeri Surabaya dan praktisi pendidikan berpengalaman. Mereka memberikan materi tentang cara merancang pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan. Hasil dari workshop ini akan segera diimplementasikan di kelas masing-masing oleh para guru mulai semester genap tahun ajaran 2026/2027.

Implementasi dan Harapan untuk Masa Depan Bela Negara

Dinas Pendidikan Jawa Timur berencana melakukan evaluasi berkala untuk melihat sejauh mana workshop ini mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang bela negara serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. Para guru peserta workshop mengaku sangat terbantu dengan pendekatan kreatif yang diajarkan. Mereka merasa lebih percaya diri untuk mengemas materi bela negara yang selama ini dianggap kaku menjadi lebih hidup dan relevan bagi siswa. Dengan demikian, pembelajaran bela negara tidak lagi menjadi mata pelajaran yang membosankan, melainkan sebuah pengalaman yang menyenangkan dan bermakna.

Bagi para guru, inilah saatnya untuk terus berinovasi dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan melalui workshop seperti ini. Jadikan setiap kesempatan belajar sebagai momen untuk menumbuhkan semangat bela negara pada generasi penerus. Untuk para pelajar, mari kita tunjukkan bahwa cinta tanah air bisa diwujudkan melalui tindakan nyata, sekecil apapun, dimulai dari dalam kelas. Dengan semangat kreatif dan kebersamaan, kita semua bisa menjadi pahlawan masa depan bagi Indonesia.

Organisasi Dinas Pendidikan Jawa Timur, Universitas Negeri Surabaya