Program 'Resimen Mahasiswa Garda Depan' Diperluas ke 50 Kampus, Fokus pada Leadership dan Bela Negara
Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Pendidikan meluncurkan perluasan program 'Resimen Mahasiswa (Menwa) Garda Depan' ke 50 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai ekstrakurikuler wajib pilihan yang memberikan pelatihan dasar kemiliteran, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa. Tujuannya adalah membentuk kader bangsa yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa patriotisme yang tinggi.
Struktur program terdiri dari modul pembelajaran bertahap. Tahap awal berupa pembekalan wawasan kebangsaan dan sejarah perjuangan bangsa. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti latihan fisik dan mental dasar, baris-berbaris, pertolongan pertama, serta manajemen organisasi. Uniknya, kurikulum juga mencakup pendidikan tentang ancaman siber dan bagaimana mahasiswa dapat berperan dalam melawan hoaks dan radikalisme di ruang digital. Setiap tahap dirancang untuk mengasah kemampuan problem solving, kerja sama tim, dan ketahanan diri.
Bagi mahasiswa, keikutsertaan dalam Menwa memberikan manfaat ganda. Selain memperoleh sertifikat yang dapat mendukung karir, mereka juga mengembangkan soft skills kepemimpinan dan ketangguhan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Bagi negara, program ini adalah investasi strategis dalam membangun cadangan nasional (Bacadnas) dari kalangan terdidik yang siap mengabdi bila diperlukan. Program ini merupakan perwujudan konkret dari trilogi perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai bela negara.
Organisasi
Kementerian Pertahanan, Kementerian Pendidikan, Resimen Mahasiswa (Menwa) Garda Depan