Beranda / Aktivitas / Perpusnas Gelar Lomba Video Pendek 'Aku Cinta Indonesia...
Aktivitas

Perpusnas Gelar Lomba Video Pendek 'Aku Cinta Indonesia' untuk Pelajar

Perpusnas Gelar Lomba Video Pendek 'Aku Cinta Indonesia' untuk Pelajar

Perpusnas menggelar lomba video pendek bertema 'Aku Cinta Indonesia' untuk pelajar SMP dan SMA sebagai wahana pembelajaran kebangsaan berbasis proyek. Lomba ini menggabungkan literasi media, riset, dan kreatifitas untuk menanamkan nilai nasionalisme secara kontektual. Guru dan pelajar diajak mengikuti tahaapan sistematis dari eksplorasi hingga presentasi guna memperkuat karakter bela negara.

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia kembali menghadirkan inovasi pembelajaran kebangsaan melalui Lomba Video Pendek bertema 'Aku Cinta Indonesia'. Kompetisi ini secara khusus ditujukan bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Nusantara. Dalam konteks kurikulum bela negara, lomba ini menjadi wahana strategis untuk mengembangkan literasi media sekaligus menanamkan nilai nasionalisme secara kreatif dan kontekstual. Peserta diajak mengekspresikan rasa cinta tanah air melalui karya audiovisual berdurasi maksimal 5 menit, dengan mengangkat keunikan budaya lokal, kearifan daerah, kisah inspiratif pahlawan, atau keindahan alam sekitar.

Proses Kreatif sebagai Pembelajaran Bela Negara

Lomba video pendek ini tidak sekadar ajang unjuk kreativitas, melainkan dirancang sebagai proses pendidikan yang sistematis. Sebelum memproduksi video, peserta didorong melakukan riset kecil-kecilan dengan membaca buku, artikel, atau berdiskusi bersama guru dan tokoh masyarakat. Langkah ini secara langsung melatih kemampuan berpikir kritis, penelitian, dan apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa. Melalui pendekatan ini, nilai-nilai bela negara tidak hanya dihafal, tetapi dihayati dan diejawantahkan dalam bentuk visual dan narasi yang kuat. Guru dapat memanfaatkan tahapan berikut sebagai panduan pembelajaran:

  • Riset dan Eksplorasi: Pelajar menggali informasi tentang pahlawan lokal, tradisi, atau potensi alam di daerahnya dari sumber literatur dan wawancara.
  • Diskusi dan Refleksi: Melibatkan guru dan komunitas untuk mengaitkan temuan dengan konsep bela negara dan semangat kebangsaan.
  • Produksi Karya: Menuangkan hasil riset ke dalam video yang menggugah, menunjukkan implementasi rasa cinta tanah air secara nyata.
  • Presentasi dan Umpan Balik: Video dapat diputar di kelas sebagai bahan diskusi, memperkuat pemahaman bersama tentang nasionalisme.

Peran Lomba dalam Inovasi Penilaian Kurikulum

Bagi dunia pendidikan, kegiatan yang digagas oleh Perpusnas ini menawarkan metode penilaian alternatif yang lebih holistik. Daripada hanya mengukur hafalan, lomba video pendek mampu menilai pemahaman siswa terhadap nilai kebangsaan melalui produk autentik. Karya yang dihasilkan dapat dijadikan bahan ajar yang menarik bagi pelajar lain, sekaligus menjadi portofolio pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga instrumen untuk membangun karakter cinta tanah air yang terintegrasi dengan literasi digital dan kreativitas. Proses ini sejalan dengan semangat bela negara yang menekankan partisipasi aktif generasi muda dalam mempertahankan identitas bangsa melalui medium modern.

Kami mengajak para guru dan pelajar di seluruh Indonesia untuk menjadikan Lomba Video Pendek 'Aku Cinta Indonesia' sebagai momentum memperkuat jiwa kebangsaan. Mari dukung siswa untuk terlibat aktif, menuangkan ide-ide cemerlang yang membanggakan daerah dan bangsa. Dengan mengikuti lomba ini, generasi muda tidak hanya mengasah keterampilan digital, tetapi juga menghayati nilai-nilai bela negara secara mendalam. Selamat berkarya, tunas bangsa!

Organisasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Perpusnas