Beranda / Bela Negara / LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara...
Bela Negara

LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Siswa SMAN 1 Citeureup

LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Siswa SMAN 1 Citeureup

Program pengabdian masyarakat LPPM Unhan RI di SMAN 1 Citeureup berhasil membekali lebih dari 200 siswa dan guru dengan wawasan kebangsaan dan bela negara melalui ceramah interaktif. Materi yang disampaikan mencakup nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta cara menghadapi ancaman kontemporer seperti narkoba dan kejahatan siber. Kegiatan ini menjadi model pembelajaran yang efektif untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda di era digital.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) baru-baru ini menyelenggarakan program pengabdian masyarakat berupa ceramah penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara di SMA Negeri 1 Citeureup, Bogor. Kegiatan ini merupakan respons strategis terhadap tantangan globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, yang dapat mempengaruhi karakter dan kesadaran generasi muda. Melalui program ini, para siswa dibekali pemahaman mendalam tentang nilai-nilai fundamental bangsa, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai ancaman kontemporer.

Mengapa Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Penting bagi Siswa SMA?

Di era digital yang serba cepat, siswa SMA rentan terpapar pengaruh negatif, seperti narkoba, judi online, kejahatan siber, pornografi, tawuran, dan bullying. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara menjadi sangat penting untuk membangun ketahanan mental dan karakter. Program ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan pemahaman tentang bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajarannya meliputi:

  • Memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks kekinian.
  • Mengenali berbagai ancaman kontemporer yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Membangun kesadaran bela negara sebagai bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga kedaulatan negara.
  • Meningkatkan literasi digital agar siswa cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi.

Materi dan Metode Pembelajaran yang Interaktif

Materi ceramah dibawakan langsung oleh para pakar dari Unhan RI dengan tema 'Membangun Generasi Berkarakter, Cerdas Digital, dan Tangguh Menuju Indonesia Emas 2026'. Fokus utama pembelajaran adalah pada aplikasi nilai bela negara dalam menghadapi ancaman yang relevan dengan kehidupan remaja. Metode penyampaian yang interaktif, dilengkapi dengan kuis dan yel-yel, dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan semangat peserta. Lebih dari 200 siswa dan guru yang hadir mendapatkan manfaat ganda dari program ini:

  • Sebagai bentuk literasi dini tentang pertahanan negara dan kewarganegaraan yang cerdas, sehingga siswa dapat memahami peran mereka dalam sistem pertahanan negara.
  • Membangun kesadaran untuk menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan, dan semangat persatuan.

Kegiatan semacam ini menjadi model pembelajaran yang dapat diadopsi oleh sekolah lain untuk memperkuat fondasi karakter kebangsaan siswa di era digital. Bagi para guru, program ini memberikan inspirasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai bela negara ke dalam kurikulum sehari-hari. Bagi para pelajar, mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk terus menggali ilmu tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, serta aktif berpartisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan demikian, kita semua dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2026 yang tangguh dan berkarakter.

Organisasi LPPM Universitas Pertahanan, Unhan RI, SMA Negeri 1 Citeureup