Jakarta, Untuk Negeri — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara resmi membuka pendaftaran Lomba Karya Tulis Ilmiah Bela Negara bagi Pelajar SMP dan SMA sederajat tingkat Nasional. Program ini menjadi wujud nyata integrasi nilai-nilai kebangsaan ke dalam aktivitas akademik, sejalan dengan upaya Kemendikbudristek dalam memperkuat pendidikan karakter dan bela negara di kalangan generasi muda. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus mengeksplorasi peran mereka dalam menjaga keutuhan NKRI di era digital. Dengan mengusung tema yang relevan terhadap tantangan zaman, kegiatan ini mendukung visi Kurikulum Merdeka yang menekankan pengembangan kompetensi literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis dan Nilai Bela Negara
Tema lomba yang diangkat tahun ini sangat kontekstual, yakni 'Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keutuhan NKRI di Era Digital'. Para peserta diminta untuk menyusun esai atau makalah yang mengupas beragam isu kontemporer seperti ancaman siber, radikalisme online, dan solusi bela negara yang dapat dilakukan melalui media sosial. Melalui lomba ini, siswa diajak untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi juga pemikir dan solutor dalam menghadapi tantangan kebangsaan. Secara kurikuler, kegiatan ini mendukung pengembangan kompetensi literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) yang menjadi fokus dalam Kurikulum Merdeka. Adapun tujuan pembelajaran dari penyelenggaraan lomba ini dapat dirinci sebagai berikut:
- Menanamkan nilai bela negara: Peserta diharapkan mampu menginternalisasi sikap cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara.
- Meningkatkan literasi digital: Melalui analisis ancaman siber dan radikalisme online, siswa terlatih untuk menyaring informasi dan memanfaatkan media sosial secara positif.
- Mengasah kemampuan akademik: Proses penulisan karya tulis ilmiah melatih siswa dalam merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis, dan menyajikan solusi secara sistematis.
- Membangun jiwa kepemimpinan: Dengan menjadi agen perubahan, siswa belajar untuk berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI di lingkungan masing-masing.
Hadiah, Pendampingan, dan Semangat Berpartisipasi
Lomba Karya Tulis Bela Negara Pelajar Nasional ini menawarkan hadiah yang sangat menarik bagi para pemenang. Selain uang pembinaan dan beasiswa pendidikan yang dapat meringankan biaya studi, naskah terbaik juga akan mendapatkan kesempatan untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah remaja. Ini merupakan peluang emas bagi siswa untuk memulai jejak rekam akademik sejak usia dini. Pendaftaran lomba telah dibuka dan akan ditutup pada 30 Oktober 2026. Para guru didorong untuk secara aktif mendampingi siswa dalam proses bimbingan, mulai dari pemilihan topik, riset, hingga penyusunan naskah.
Dengan semangat Kurikulum Merdeka, marilah para guru dan pelajar menjadikan program ini sebagai langkah nyata dalam mengintegrasikan nilai-nilai bela negara ke dalam aktivitas pembelajaran. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI melalui karya tulis ilmiah. Segera daftarkan diri kalian dan jadilah bagian dari generasi muda yang cerdas, kritis, dan cinta tanah air!