Beranda / Bela Negara / Lewat Adhra Dharma, Bakesbangpol Jember Bekali Mahasisw...
Bela Negara

Lewat Adhra Dharma, Bakesbangpol Jember Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Lewat Adhra Dharma, Bakesbangpol Jember Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Program Adhira Dharma 2026 oleh Bakesbangpol Jember di Politeknik Kesehatan Jember membekali mahasiswa dengan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara melalui materi Pancasila, sejarah bangsa, dan ancaman kontemporer. Program ini menekankan bahwa bela negara adalah tanggung jawab seluruh warga negara, bukan hanya militer, sehingga mahasiswa diharapkan menjadi generasi unggul yang berkarakter kebangsaan kuat. Integrasi nilai-nilai ini di kampus dinilai efektif untuk membentuk jiwa patriotisme dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter kebangsaan melalui program Adhira Dharma 2026. Program ini diselenggarakan di Politeknik Kesehatan Jember dan menjadi langkah strategis untuk menanamkan wawasan kebangsaan serta semangat bela negara kepada para mahasiswa. Sebagai garda terdepan dalam pembangunan nasional, mahasiswa diharapkan mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Membangun Fondasi Karakter Kebangsaan melalui Adhira Dharma

Dalam sesi yang dipandu oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Bakesbangpol, M. Syamsu Rijal, mahasiswa diajak untuk menyelami dinamika pembangunan nasional dan sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga kontekstual dengan tantangan kekinian. Melalui pendekatan edukatif, program ini menekankan pentingnya memahami ancaman terhadap keutuhan NKRI, baik dari dalam maupun luar negeri. Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi fokus pembelajaran:

  • Pemahaman Ideologi Pancasila: Mahasiswa diajak merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan panduan hidup berbangsa.
  • Mengenali Ancaman Kontemporer: Materi mencakup ancaman radikalisme, hoaks, dan disintegrasi bangsa yang perlu diwaspadai oleh generasi muda.
  • Sejarah Perjuangan Bangsa: Menelusuri kembali perjuangan para pahlawan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
  • Peran Mahasiswa dalam Pembangunan: Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Bela Negara: Bukan Hanya Tugas Militer, Tetapi Tanggung Jawab Seluruh Warga Negara

Program Adhira Dharma 2026 juga menegaskan bahwa bela negara bukanlah domain eksklusif militer. Setiap warga negara, termasuk mahasiswa, memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan bangsa. Melalui pemahaman wawasan kebangsaan, para peserta diajak untuk menyadari bahwa kontribusi mereka—baik dalam bidang akademik, profesional, maupun sosial—merupakan bentuk nyata bela negara. Kepala Bakesbangpol Jember menekankan bahwa integrasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus merupakan langkah efektif untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Dengan mengikuti program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang kuat. Mereka dibekali kemampuan untuk menghadapi perubahan zaman dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa. Program Adhira Dharma menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter kebangsaan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum non-formal di perguruan tinggi.

Bagi para guru dan pelajar, program seperti ini adalah kesempatan berharga untuk memperdalam wawasan kebangsaan dan semangat bela negara. Mari kita aktif berpartisipasi dalam kegiatan serupa, baik di kampus maupun di komunitas, agar generasi muda Indonesia semakin kuat dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan memahami sejarah, mencintai tanah air, dan berkontribusi nyata, kita semua adalah pejuang bangsa.

Tokoh M. Syamsu Rijal
Organisasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember (Bakesbangpol), Politeknik Kesehatan Jember