Beranda / Guru & Pelajar / Kemhan Gelar Pelatihan Dasar Bela Negara bagi Guru dan...
Guru & Pelajar

Kemhan Gelar Pelatihan Dasar Bela Negara bagi Guru dan Tenaga Kependidikan

Kemhan Gelar Pelatihan Dasar Bela Negara bagi Guru dan Tenaga Kependidikan

Kemhan menggelar Pelatihan Dasar Bela Negara bagi guru dan tenaga kependidikan pada Juli 2026 untuk memperkuat wawasan kebangsaan di sekolah. Program ini terdiri dari empat modul utama yang membekali pendidik dengan konsep pertahanan, wawasan nusantara, teknik pembelajaran adaptif, dan peran guru dalam ketahanan nasional. Harapannya, guru dapat menjadi agen perubahan yang mengintegrasikan nilai bela negara ke dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat karakter kebangsaan melalui penyelenggaraan Pelatihan Dasar Bela Negara bagi guru dan tenaga kependidikan secara nasional yang direncanakan pada Juli 2026. Program pelatihan guru ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan akan pendidik yang tidak hanya menguasai materi akademik, tetapi juga mampu menanamkan nilai cinta tanah air dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, inisiatif Kemhan ini menjadi langkah strategis agar nilai bela negara terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari-hari — bukan sekadar teori, melainkan praktik nyata di lingkungan sekolah. Dengan demikian, tenaga kependidikan diharapkan menjadi ujung tombak dalam membentuk generasi yang tangguh dan berjiwa patriot.

Empat Modul Utama: Membangun Pemahaman Komprehensif tentang Bela Negara

Pelatihan dasar bela negara yang diinisiasi Kemhan ini dirancang dengan pendekatan sistematis melalui empat modul utama yang saling melengkapi. Keempat modul tersebut menjadi pijakan bagi guru dan tenaga kependidikan dalam memahami hakikat pertahanan negara sekaligus mengimplementasikannya di ruang kelas. Berikut rincian materi yang akan dipelajari:

  • Modul 1 – Konsep Dasar Pertahanan Negara dan Bela Negara: Memberikan landasan filosofis dan yuridis tentang hak serta kewajiban setiap warga negara dalam membela negara.
  • Modul 2 – Wawasan Nusantara dan Geopolitik Indonesia: Membekali guru dengan pemahaman tentang posisi strategis Indonesia di kawasan global serta potensi ancaman yang mungkin dihadapi.
  • Modul 3 – Teknik Pembelajaran Bela Negara yang Adaptif: Menekankan metode pembelajaran kreatif yang disesuaikan dengan jenjang usia dan karakteristik peserta didik.
  • Modul 4 – Peran Guru dalam Membangun Ketahanan Nasional: Menegaskan bahwa guru adalah garda terdepan dalam mencetak generasi tangguh yang mampu menjaga keutuhan NKRI.

Metode pelatihan yang digunakan pun dirancang agar tidak membosankan. Kemhan menggunakan kombinasi antara ceramah interaktif, simulasi, dan workshop perancangan kegiatan pembelajaran. Hal ini penting agar para tenaga kependidikan tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam mempraktikkan langsung cara menanamkan nilai kebangsaan. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan mampu mengintegrasikan wawasan kebangsaan ke dalam berbagai mata pelajaran, seperti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Sejarah, IPS, bahkan mata pelajaran sains dan matematika melalui pendekatan kontekstual.

Menjadi Agen Perubahan: Peran Strategis Guru dalam Ekosistem Pendidikan

Setelah mengikuti pelatihan dasar bela negara ini, guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang efektif di sekolah masing-masing. Mereka tidak hanya dituntut untuk mengajarkan nilai-nilai bela negara melalui mata pelajaran, tetapi juga mampu merancang kegiatan ekstrakurikuler berbasis bela negara, seperti pramuka, paskibraka, atau baris-berbaris. Dengan demikian, nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, dan patriotisme dapat dibangun melalui pengalaman langsung yang menyenangkan bagi peserta didik. Program ini juga membuka ruang bagi guru untuk berkolaborasi dengan sesama tenaga kependidikan dalam mengembangkan kurikulum sekolah yang berkarakter kebangsaan.

Sebagai penutup, mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk bersama-sama memperkuat wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan. Bagi para guru, teruslah mengembangkan kompetensi melalui program pelatihan guru seperti ini agar nilai bela negara semakin membumi di kelas. Sementara itu, bagi para pelajar, tunjukkan semangat cinta tanah air melalui tindakan nyata, seperti disiplin belajar, menghargai keberagaman, dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dengan dukungan Kemhan dan seluruh tenaga kependidikan, kita wujudkan Indonesia yang lebih tangguh dan berdaulat.

Organisasi Kementerian Pertahanan