Beranda / Aktivitas / 1.000 Mahasiswa Baru UNDIRA Digembleng Kodam III/Siliwa...
Aktivitas

1.000 Mahasiswa Baru UNDIRA Digembleng Kodam III/Siliwangi: Bela Negara hingga Bahaya Radikalisme Jadi Sorotan

1.000 Mahasiswa Baru UNDIRA Digembleng Kodam III/Siliwangi: Bela Negara hingga Bahaya Radikalisme Jadi Sorotan

Sebanyak 1.000 mahasiswa baru UNDIRA mengikuti pembekalan kebangsaan oleh Kodam III/Siliwangi yang menekankan bela negara, antinarkoba, antikorupsi, dan antiradikalisme. Materi meliputi konsep bela negara, literasi media, dan strategi menjaga persatuan. Tujuan program ini membentuk mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan siap menangkal ancaman ideologis.

Sebanyak 1.000 mahasiswa baru Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) mengikuti pembekalan kebangsaan yang digembleng langsung oleh personel Kodam III/Siliwangi TNI AD dalam rangkaian acara Hello Campus 2026 pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini mengusung tema besar "Bela Negara, Kehidupan Berbangsa, Antinarkoba, Antikorupsi, Anti Terorisme". Momentum orientasi kampus tidak hanya sekadar pengenalan akademik, tetapi juga menjadi strategi penting untuk membangun karakter, integritas, dan kesadaran kebangsaan mahasiswa baru sebagai generasi penerus bangsa. Pembekalan ini menegaskan bahwa bela negara bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang perlu ditanamkan sejak awal perkuliahan.

Materi Pembekalan: Membangun Kesadaran Bela Negara dan Anti Radikalisme

Materi pembelajaran disampaikan secara sistematis oleh perwira dan bintara Kodam III/Siliwangi. Para mahasiswa baru diajak memahami konsep bela negara sebagai hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia, serta mampu mengidentifikasi ancaman kontemporer seperti radikalisme, terorisme, dan separatisme. Fokus khusus diberikan pada literasi media dan informasi, di mana mahasiswa dilatih berpikir kritis, melakukan verifikasi, dan tidak mudah terpengaruh konten negatif atau provokatif di media sosial. Berikut materi pokok yang disampaikan dalam pembekalan tersebut:

  • Konsep bela negara sebagai hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia
  • Pengenalan ciri-ciri radikalisme dan terorisme yang mengancam ideologi Pancasila
  • Teknik literasi media untuk menyaring hoaks dan konten provokatif di era digital
  • Penerapan nilai antikorupsi dan antinarkoba sebagai fondasi integritas pribadi
  • Strategi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman

Tujuan dan Manfaat: Membentuk Mahasiswa Baru Berkarakter Kebangsaan

Program ini memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan daya tangkal generasi muda terhadap berbagai ancaman ideologis dan sosial. Manfaat langsung bagi mahasiswa baru adalah terbangunnya wawasan kebangsaan yang komprehensif, kemampuan membedakan informasi valid dan hoaks, serta pemahaman tentang peran aktif mereka dalam menjaga keutuhan NKRI. Output yang diharapkan dari pembekalan ini adalah lahirnya mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan kritis, yang siap menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Dengan pemahaman kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, para mahasiswa diharapkan mampu menangkal pengaruh radikalisme dan menjaga semangat persatuan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Bagi para guru dan pelajar di seluruh Indonesia, momentum seperti ini merupakan contoh nyata bagaimana program bela negara dapat diintegrasikan dalam kegiatan orientasi akademik. Mari aktif berpartisipasi dalam setiap program pembekalan kebangsaan yang diselenggarakan di sekolah atau kampus kita. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai bela negara, kita turut menjaga keutuhan NKRI dan mewariskan semangat nasionalisme kepada generasi mendatang. Jadilah generasi yang kritis, berintegritas, dan cinta tanah air, karena masa depan bangsa ada di tangan kita.

Organisasi Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), Kodam III/Siliwangi, TNI AD